Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

Perjalanan Dimulai

Gambar
Si Pecut, ia tampak mondar-mandir berenang dari tepi ke tepi. Tak begitu lelahnya hingga penduduk ikan danau begitu heran dengan tingkah lakunya. Sebagian lagi bersikap khawatir, si Pecut yang tiga hari mondar-mandir barangkali terkena santet ndak  bisa diam mungkin karena kesurupan. Kepala penduduk ikan danau pun akhirnya turun tangan. Ia bernama Kanjeng Mas, seekor ikan mas bijaksana dan berwibawa. Penduduk ikan danau percaya bahwa semakin besar perut ikan semakin besar pula kewibawaannya sampai-sampai demit ora dulit, setan ora doyan. Kanjeng Mas pun berinsang besar dan tebal. Sekali ia mendayung, ikan yang ada di dekatnya pun bisa terbawa. Kanjeng Mas pun langsung bertindak sigap, ulah aneh si Pecut cukup menuai keresahan di antara warganya. Kanjeng Mas menunggui si Pecut di tepi danau, yang mana si Pecut selalu berlalu-lalang. Hingga menjelang sore hari ketika ikan-ikan danau kembali dari pengembaraannya kemudian bersiap pulang ke rumah masing-masing, si Pecut terlihat d