Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

2020: The Year of Relentless Contribution

Gambar
2019 was the year of self reformation through my habits and vision of life. Within 2019 year, I have finished sixteen years study from elementary school until undergraduate degree. Hence, it’s time for myself contributing to the society from knowledge that I have got, from about two hundreds of books that I have read, and from experiences that I have learned. However it’s not enough at all, my journey has just begun and I think there will be a lot of new challenges that must be overcome. 2019 was the year that I have built at least some habits to be a better person. Through this habits, I hope I will be a little by little closer achieving my goals. I believe every success starts by small step. Not just a small step, but something iterative small steps and being consistent. Throughout iterative small steps, we can achieve big impact someday. Hence, 2020 will be my year to optimize my whole life by building an effective system of my daily basis. And also 2020 will be my year

Melangkah 5 - Goal is Useless Unless You Do

Gambar
Merencanakan sebuah goal atau visi adalah hal yang sangat penting dalam hidup kita. Hidup ini layaknya kapal yang terus berlayar di lautan. Kita tidak bisa menghentikannya, angin akan membuat kapal terus bergerak. Namun kita dapat menentukan kemana arah kapal ini akan berlayar dengan melihat peta, tanda-tanda di sekitar, serta perencanaan tujuan. Ibarat kapal, waktu hidup kita akan terus berjalan tanpa kita bisa menghentikannya atau memang waktu kita telah habis. Hidup ini bagai sebuah perjalanan, dimana ketika kita terlahir telah membawa bekal dan misi tertentu. Sekali melangkah, kita tak dapat kembali lagi, namun kita bisa belajar untuk menjadi lebih baik. Begitu pentingnya merencanakan sebuah tujuan dalam hidup kita, agar kita tahu kemana harus melangkah dalam perjalanan kita. Banyak sekali pilihan dalam perjalanan ini. Kita tentu saja bebas memilih, dari hal-hal yang membuat kita produktif maupun yang membuat kita terlena. Namun kita juga perlu sadari bahwa waktu hidup

Melangkah 4 - Start Small

Gambar
Setiap pencapaian yang besar selalu dimulai dari hal yang kecil. Setiap perjalanan yang jauh selalu diawali dari langkah yang sederhana. Tidak ada kesuksesan besar yang terjadi secara tiba-tiba, kita perlu menjalani setiap prosesnya sedikit demi sedikit. Ada sebuah teori mengatakan bahwa kita perlu menghabiskan waktu 10.000 jam untuk bisa menguasai suatu bidang atau keahlian tertentu. Sepertinya tampak sangat berat, namun bisa juga tampak sangat ringan bila kita memulai dari sesuatu yang kecil. Bila kita ingin menguasai suatu keahlian tertentu, mulai dari hal yang sederhana dulu dan lakukan secara konsisten. Misalnya ada seseorang ingin menjadi penulis yang dapat melahirkan karya-karya hebat, maka ia bisa memulai dari hal yang paling kecil seperti menulis setiap pekannya. Dengan melakukan hal yang paling sederhana, kita akan cepat menuai hasil serta kegagalan. Namun bukan berarti kegagalan tersebut akan menjadi penghalang bagi kita, justru dengan semakin cepat gagal kita b

Melangkah 3 - Search For Meaning

Gambar
Bila kita berkunjung ke perpustakaan ataupun toko buku, maka banyak sekali buku-buku yang mengulas cerita, pengalaman, serta resep kesuksesan banyak orang. Sampai-sampai mungkin kita bingung jalan mana yang mesti kita lalui. Ada yang mengatakan resep kesuksesan adalah ketika dapat membangun hubungan baik dengan lingkungan sekitar, namun ada juga yang mengatakan bahwa kesuksesan adalah membangkitkan raksasa tidur dalam diri kita. Ya, semuanya benar dan tidak ada yang salah. Semua resep kesuksesan diceritakan berdasarkan pengalaman orang-orang yang telah melalui jurang yang dalam dan banyak sekali kegagalan. Kita sebenarnya tidak perlu jauh-jauh mencari kunci kesuksesan karena itu ada dalam diri kita sendiri. Ya setiap orang akan berbeda kuncinya karena masing-masing diri kita yang unik. Namun dalam menemukan kunci tersebut, kita harus melalui berbagai jalan yang membuat diri kita jatuh bangun. Dalam setiap perjalanan itu tersimpan berbagai rangkaian teka-teki yang bila kita men

Melangkah 2 - The Leader in You

Gambar
Kita tahu bahwa hidup kita sangat singkat, sesingkat kita tidak terasa bahwa hari-hari yang lalu telah terlewat begitu cepat. Rata-rata harapan hidup manusia saat ini berkisar 70-an tahun. Bukan masalah seberapa lama kita hidup karena bisa jadi lebih cepat atau lambat ajal akan tiba, namun seberapa besar manfaat yang telah kita beri. Hidup tidak seperti papan ketik, dimana ketika salah mengetik lalu bisa dihapus kembali. Tapi waktu akan terus bergulir dan bergerak maju tanpa kita bisa berhenti ataupun bergerak mundur. Ketika penghujung waktu telah sampai pada batas waktu yang ditentukan, maka berakhir sudah. Oleh sebab itu, kita perlu menyadari bahwa hidup ini tidak sekedar makan dan tidur. Namun, ada misi yang diembankan dalam diri kita. Kita terlahir dengan perbedaan dan potensi masing-masing yang sangat unik. Aku, kamu, dan kita memiliki keunikan tersendiri dan disitulah terpendam potensi diri kita. Lantas misi kita apa? Misi kita tidak terlepas dari satu-satunya ma

Melangkah 1 - Believe in Yourself

Gambar
Manusia diciptakan dengan kemampuan yang sangat hebat. Aku, kamu, dan kita memiliki potensi yang dahsyat dibandingkan makhluk-makhluk di bumi lainnya. Betapa tidak, manusia yang tak setangkas harimau, tak sekuat gajah, dan tak sebesar ikan paus masih bisa terus bertahan hidup dari nabi Adam hingga sekarang. Padahal bila manusia berhadapan satu lawan satu dengan harimau, sebagian besar pasti akan kalah. Namun, berkat akal lah manusia bisa terus beradaptasi dan bertumbuh. Kita terlahir telah memiliki bekal yaitu akal yang luar biasa. Akal kita yang mendorong menjadi makhluk kreatif, mampu menyelesaikan persoalan kehidupan dan menjadi lebih baik. Akal kita lah yang juga membuat diri kita bahwa hidup tidak sekadar makan dan tidur, namun kita memiliki tanggungjawab yang lebih besar. Kita bisa menjadi apapun yang kita mau asal kita percaya bahwa mampu mewujudkannya. Ada sebuah kisah tentang kura-kura dan kelinci yang barangkali kita sudah sering mendengar, namun cobalah kita

Ulasan Buku “The Art of Creative Thinking” : Kreativitas Milik Semua Orang

Gambar
Buku karya Rod Judkins ini mengupas berbagai pengalaman orang-orang kreatif di dunia menemukan inspirasinya. Buku ini menjelaskan bahwasannya kreativitas bisa dimiliki oleh semua orang dengan cara melakukan hal-hal yang tidak biasa. Dengan membaca buku ini, kita bisa membuka pikiran segar serta mengembangkan cara berpikir kreatif yang bisa berlaku bagi semua orang. Kita terlahir dengan kecerdasan, intuisi, dan imajinasi yang luar biasa. Namun, seringkali sekolah dan masyarakat seakan membatasi dan merampas dari keyakinan kreatif kita. Akibatnya banyak orang tidak melatih kekuatan yang luar biasa tersebut, sehingga kekuatan tersebut menjadi lemah. Sekolah, keluarga, teman-teman kita memiliki pandangan terbatas pada kemampuan kita. Jika kreativitas menginginkan sesuatu, maka diri ini akan maju, mencoba, dan berani gagal. Akan tetapi, orang-orang sekitar kita menilai bahwasannya kegagalan bukanlah hal yang baik. Di sinilah kreativitas dirampas, dimana hilangnya kesempatan diri k

Ulasan Buku “Akhlak Penghafal Al-Qur’an” : Al-Qur’an sebagai Cerminan Diri

Gambar
Buku terjemah dari Akhlaq Hamalat Al-Qur’an karya Abu Bakar Muhammad bin Al-Husain bin Abdillah Al-Ajurri ini penuh manfaat dan faidah bagi orang-orang yang ingin menjadikan Al-Qur’an untuk memperbaiki diri. Buku ini membahas adab dan akhlak para penghafal Al-Qur’an. Buku ini menasihatkan bahwasanya para penghafal Al-Qur’an senantiasa beradab dengan adab Al-Qur’an serta berakhlak yang diserukan Al-Qur’an agar menjadi ahlul Qur’an yang sesungguhnya. Jika seseorang hanya mengutamakan bacaan Al-Qur’an saja, niscaya Al-Qur’an tak kan tampak pada dirinya. Namun bila dia mempelajari, menadaburi, bertafaquh, dan bermujahadah dalam menerapkan Al-Qur’an, niscaya akan nampak hidayah Al-Qur’an pada dirinya. Hidayah yang penuh berkah ini hanya akan nampak jika seseorang selalu mengutamakan adab dan akhlak dalam Al-Qur’an, serta memperhatikan petunjuk Al-Qur’an. Menurut Al-Imam Al-Ajurri ambisi ketika memulai membaca Al-Qur’an adalah: “Kapan aku menerima nasihat dari apa yang aku bac

Di Penghujung Ramadhan

Gambar
Hanyasanya waktu yang diberikan terbatas, namun diri ini sangat belum pantas. Ramadhan ialah momen evaluasi diri, dimana segala yang telah diberikan untuk apa telah digunakan. Hingga suatu saat waktu itu tiba-tiba menghampiri, apakah diri ini sanggup untuk menanggung segala jiwa dan raga ini. Ini adalah renungan dimana masih jauh dari mata harapan : Kapan aku mencukupkan diri dengan Allah bukan dengan selain-Nya? Kapan aku menjadi bagian dari orang-orang yang bertakwa? Kapan aku termasuk orang-orang yang berbuat ihsan? Kapan aku termasuk orang-orang yang berbuat tawakal? Kapan aku termasuk orang-orang yang khusyuk? Kapan aku termasuk orang-orang yang sabar? Kapan aku termasuk orang-orang yang jujur? Kapan aku termasuk orang-orang yang takut kepada Allah? Kapan aku termasuk orang-orang yang penuh harap kepada Allah? Kapan aku bersikap zuhud kepada dunia? Kapan aku mencintai akhirat? Kapan aku bertaubat dari segala dosa? Kapan aku menyadari nikmat yang terus-menerus?

Ulasan Buku “Leveraging Global Talent” : Globalisasi, Saatnya Masyarakat Indonesia Mengglobal

Gambar
Buku karya Priyantono Rudito ini menyajikan pengalamannya dalam menginisiasi strategi mengembangkan talenta-talenta berkelas dunia selama beliau menjabat Direktur Human Capital Telkom. Tak banyak perusahaan di Indonesia yang dapat melakukan inisiatif “ going global ” seambisius Telkom. Melalui konsep strategi yang dibungkus dalam 5E, yakni Enabler, Enthusiasm, Eduknowledge, Exposure, Equity ini mampu menciptakan pemimpin-pemimpin hebat dan dapat bersaing di dunia global. Thomas L. Friedman dalam bukunya berjudul The World is Flat membagi globalisasi ke dalam tiga tingkatan. Tingkat pertama, globalisasi 1.0, adalah ketika negara-negara going global membentuk pakta-pakta perdagangan dan berbagai kerja sama blok perdagangan. Kemudian, globalisasi tingkat kedua, globalisasi 2.0, yakni ketika perusahaan going global , dimana mereka melakukan kerja sama antarperusahaan di berbagai belahan dunia. Nah selanjutnya, globalisasi tingkat ketiga, globalisasi 3.0, ialah saat setiap indiv

Ulasan Buku “Fusion Leadership” : Responsibility = Response + Ability

Gambar
Buku karya Ibu Nenny Soemawinata ini menyajikan pengalaman serta inspirasi tentang kepemimpinan dari dua budaya yang berbeda yakni timur dan barat. Kepemimpinan dari keyakinan beliau sejatinya adalah seni mengelola kapasitas diri, mengubah dari yang tidak mungkin menjadi mungkin serta mengubah sikap yang benar dan bersedia mengambil tanggungjawab. Salah satu hal yang menarik untuk dibahas dalam buku ini adalah tentang tanggungjawab ( responsibility ). Tanggungjawab dan kepemimpinan merupakan kedua hal yang tak dapat dipisahkan satu sama lain, memilih jalan pemimpin artinya berani berani bertanggungjawab. Sementara ketika seseorang berani mengambil tanggungjawab, artinya berani untuk memimpin kemudian akan tumbuh menjadi pemimpin   yang hebat. Dalam bahasa inggris tanggungjawab adalah responsibility, merupakan gabungan dari response dan ability . Kedua hal tersebut menunjukkan pada suatu kemampuan untuk merespon apa saja dalam berbagai situasi kehidupan. Stephen Covey me

Ulasan Buku “The Great Shifting” : Peganglah Kendali Untuk Menghadapi Platform Economy

Gambar
Buku karangan Rhenald Kasali ini menyajikan pandangan mengenai perubahan besar yang terjadi pada perilaku masyarakat saat ini dengan adanya teknologi informasi. Perubahan ini juga berdampak pada aktivitas bisnis yang berpindah dari dunia industri ke dunia digital. Buku ini membuka wawasan mengenai kondisi saat ini bahwasannya kita lebih baik pegang kendali daripada dikuasai. Sejatinya yang menggeser peradaban saat ini adalah teknologi. Penemuan mesin uap telah menggeser dunia pertanian menjadi dunia industri, kemudian penemuan internet menyebabkan bergesernya dunia industri ke dunia digital. Teknologi menggeser banyak hal dan menjadikan apa yang kita gunakan dulu menjadi ketinggalan zaman dan usang. Dari tahun ke tahun perkembangan dunia digital semakin pesat. Ketangguhan internet membuat segalanya serba cepat dan terhubung, serta menjadikan dunia seakan tanpa batas. Kita mudah saja terhubung dengan orang-orang yang berada di belahan dunia secara real time . Akibat perkem

2019 Rutin Membaca Buku

Gambar
Membaca buku merupakan investasi pengetahuan diri untuk masa depan. Investasi sendiri perlu dikelola dengan baik, yakni dengan menambah investasi tersebut secara rutin sehingga dapat menghasilkan buah yang manis di suatu saat nanti. Sama halnya dengan membaca buku tak cukup hanya sekali atau dua kali, namun perlu secara rutin sehingga mampu mengakumulasi berbagai pengetahuan dan kemudian menambah pemahaman serta kebermanfaatan. Sekarang yang menjadi pertanyaan, seberapa rutinkah teman-teman menyelesaikan membaca satu buku? Saya ingin berbagi pengalaman, yakni dalam dua setengah tahun lalu hingga saat ini telah berkomitmen untuk menyelesaikan buku minimal empat buah setiap bulannya. Sampai saat ini target itu pun berjalan cukup baik. Selama dua setengah tahun ini tercatat lebih dari seratus buah judul buku yang telah berhasil saya baca. Saya sadar target membaca buku empat buah selama sebulan masih sangat bisa ditingkatkan dan saya yakin bahwa bisa menargetkan membaca buku leb