Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

Ulasan Buku “Ekonomi Pembangunan Syariah” : Sebuah Transformasi Pertumbuhan dan Kesejahteraan Negara-Negara OKI

Gambar
Buku ini ditulis oleh Irfan Syauqi Beik dan Laily Dwi Arsyianti yang merupakan sepasang suami istri sekaligus pakar di bidang ekonomi syariah. Di dalam buku ini menyajikan konsep ekonomi pembangunan syariah terutama peran dari negara dan masyarakat. Perekonomian negara-negara OKI (Organisasi Kerjasama Islam) masih berada pada kondisi perekonomian yang tertinggal dari negara-negara lain. Meskipun selama tiga dekade terakhir perekonomian negara-negara OKI menunjukkan kenaikan, namun sekitar 27,2 persen dari total penduduknya masih hidup dengan penghasilan di bawah 1,25 US dollar per hari. Sementara, tingkat pengangguran dalam negara-negara OKI mencapai angka 9,4 persen,   menunjukkan bahwa tingkat pengangguran masih jauh tertinggal dengan tingkat pengangguran rata-rata dunia yakni sebesar 6,8 persen. Negara dengan mayoritas penduduk Muslim memiliki sumber daya yang melimpah. Namun, sumber daya alam tersebut tidak sepenuhnya mampu dikuasai oleh negara-negara OKI sebagai tuan

Ulasan Buku “Ekonomi Islam dan Mekanisme Pasar” : Harapan Ekonomi Islam di Tengah Ketidakpuasan Ekonomi Kapitalis dan Sosialis

Gambar
Sistem ekonomi kapitalis telah gagal merealisasikan pemerataan. Kemakmuran yang telah terjadi sebelumnya tidak sepenuhnya berhasil menghapuskan kemiskinan dan pemenuhan kebutuhan pokok setiap orang. Dalam buku “Ekonomi Islam dan Mekanisme Pasar” ini menyajikan konsep ekonomi islam ditengah ketidakpuasan sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. Ekonomi kapitalis menghendaki pasar bebas untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi mulai dari produksi, konsumsi, dan distribusi. Semboyan kapitalis adalah  lasses faire et laissez le monde va de lui meme  (Biarkan ia berbuat dan biarkan ia berjalan, dunia akan mengurus sendiri). Menurut konsep tersebut, pasar yang paling baik adalah persaingan bebas kemudian harga dibentuk oleh kaidah permintaan dan penawaran. Tidak ada keraguan bahwa sistem ekonomi kapitalis telah merealisasikan kemakmuran seperti perekonomian barat. Laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi terwujud berkat ekspansi ekonomi yang luas. Namun, pada kenyataannya sistem ekono