Ulasan Buku “First, Break All The Rules” : Empat Kunci Manajer Hebat



Marcus Buckingham dan Curt Coffman ialah peneliti dari Gallup Organization yang cukup senior. Organisasi tersebut banyak memberikan bimbingan, pelatihan maupun konsultasi mengenai pengembangan tempat kerja yang produktif, manajemen tempat kerja, dan sebagainya. Buku ini mengupas hasil penelitian terhadap 80.000 manajer di lebih dari 400 perusahaan untuk mengetahui kunci sukses para manajer hebat.

Manajer-manajer hebat di dunia hanya memiliki sedikit persamaan. Mereka berasal dari jenis kelamin, ras, dan usia yang berbeda dengan menggunakan gaya yang berbeda dan berfokus pada sasaran yang berbeda pula. Para manajer hebat adalah orang-orang revolusioner. Mereka mendobrak semua aturan kebijaksanaan yang lazim. Mereka tidak percaya bahwa seseorang dapat meraih apa saja yang dikehendaki oleh pikirannya. Mereka bukanlah berusaha membantu orang lain mengatasi kelemahannya.

Para manajer hebat berbeda dengan pemimpin hebat. Perbedaan yang paling menonjol adalah dalam hal fokus. Manajer hebat melihat ke dalam. Mereka melihat ke dalam perusahaan, ke dalam setiap individu, perbedaan gaya, sasaran, kebutuhan, dan motivasi setiap orang. Perbedaan tersebut kecil dan halus, namun para manajer hebat harus memperhartikannya. Perbedaan yang halus ini membimbing mereka menuju jalan yang benar untuk memunculkan bakat unik yang dimiliki setiap karyawan. Sebaliknya, pemimpin hebat mereka memandang ke luar yakni fokus pada pola yang luas. Mereka memperhatikan persaingan, masa depan, serta jalan-jalan alternatif yang ada di hadapannya.

Jadi bagaimana para manajer hebat melakukannya? Bagaimana setiap manajer hebat membebaskan energi potensial dalam diri setiap karyawannya? Para manajer hebat memiliki peran katalis yakni mereka tak bisa mengubah orang lain sekehendaknya, namun mereka bisa mendorong dan menyakinkan orang lain menjadi lebih baik dengan kelebihannya masing-masing.

Pada kenyataannya, sebuah tim yang hebat tidak selalu berhasil dibangun dengan memilih orang-orang berdasarkan pengalaman, kecerdasan, dan tekad mereka. Begitu juga dengan menentukan langkah-langkah yang tepat serta memperbaiki kelemahan para karyawan bukan cara yang paling efektif untuk mendapatkan prestasi yang berkesinambungan. Sementara itu, para manajer hebat memiliki wawasan revolusioner yang diterapkan pada peran katalis mereka sehingga dapat disimpulkan empat kunci yang dimiliki oleh mereka yaitu :

1. Ketika memilih seseorang, mereka memilih bakat... tidak hanya pengalaman, kecerdasan, atau tekad
2. Ketika menetapkan pengharapan, mereka menentukan hasil yang tepat... bukan langkah yang tepat.
3. Ketika memotivasi seseorang, mereka fokus pada kekuatan... bukan pada kelemahan
4. Ketika mengembangkan seseorang, mereka membantunya menemukan tempat yang tepat... bukan hanya tahap selanjutnya

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tidak ada manajer yang dapat membuat seorang karyawan produktif. Manajer adalah katalis. Mereka dapat memacu reaksi antara bakat karyawan dengan kebutuhan pelanggan/perusahaan. Mereka dapat membantu karyawan menemukan jalan yang memiliki sedikit penolakan untuk mencapai sasarannya. Mereka dapat membantu karyawan merencanakan kariernya. Tapi mereka tidak dapat melakukan semua itu tanpa usaha si karyawan. Menurut para manajer hebat, karyawan adalah bintang. Manajer adalah agen. Sebagaimana dalam dunia pertunjukan, agen berharap banyak pada bintangnya.

Para manajer hebat membuat segalanya tampak mudah. Cukup dengan memilih bakat, menentukan hasil yang tepat, fokus pada kekuatan, kemudian ketika setiap karyawan bertumbuh, maka mendorong mereka untuk menemukan peran yang cocok.

Komentar

Popular Posts

Ulasan Buku “Smarter Faster Better – Charles Duhigg” : Delapan Rahasia untuk Mendorong Produktivitas dalam Bekerja

Ulasan Buku “Master Your Time Master Your Life” : Strategi Jitu Mengatur Waktu

Ulasan Buku “Muhammad SAW, The Super Leader Super Manager – M. Syafii Antonio “ : Sang Suri Tauladan Sepanjang Masa