Melangkah 7 - Keep Positive Mind



Kekuatan terbesar kita adalah pada pola pikir kita sendiri. Boleh saja seseorang memiliki fisik yang kuat dan kekar, namun bila tidak diiringi dengan pola pikir yang benar maka akan menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Kekuatan pola pikir kita berdampak pada bagaimana perilaku yang kita hasilkan terhadap berbagai hal yang kita alami. Misalnya seseorang mengalami kegagalan dalam usahanya, maka pola pikir yang ia miliki akan merespon perilaku apa yang akan ia ambil. Jika ia seorang yang optimis, maka semangat pantang menyerah yang akan ia ambil.

Energi positif akan saling berinteraksi dengan energi positif lainnya. Untuk menumbuhkan perilaku yang positif, kita perlu membangun pola pikir yang positif. Pola pikir ini adalah sesuatu yang menumbuhkan kepercayaan diri, meningkatkan suasana hati, serta mengurangi beban depresi dalam setiap pilihan kita. 

Hidup ini memang sebuah pilihan, banyak sekali jalan yang bisa kita pilih, namun jalan seperti apa yang seharusnya kita pilih. Kita yang sekarang terbentuk lebih dari 80 persen respon yang kita berikan terhadap setiap yang kita alami, kemudian sisanya adalah hal-hal yang berada di luar diri kita. Artinya kita memiliki kendali besar terhadap pilihan yang kita ambil. Untuk itu kita perlu membangun sebuah pola pikir yang positif, sehingga kita bisa merespon setiap yang kita alami secara positif. 

Hal pertama yang perlu kita sadari adalah rasa syukur. Kita perlu mengawali hari dengan rasa syukur dengan semua apa yang telah kita miliki. Hal ini untuk menangkis semua emosi negatif serta perasaan pesimis, sehingga kita bisa memulai hari lebih baik dengan perasaan yang positif. Mungkin tidak semua orang memiliki keadaan yang beruntung, namun setidaknya bersyukur atas anugerah hidup dan kesehatan adalah nikmat yang luar biasa.

Hal yang kedua adalah pola pikir pembelajar. Orang pesimis akan melihat kegagalan sebagai sebuah rintangan, namun orang optimis akan melihatnya sebagai sebuah proses pembelajaran. Tidak semua hal yang ingin kita capai akan berjalan mulus, akan ada pengorbanan yang perlu kita buktikan. Kita perlu mengubah semua kegagalan menjadi pembelajaran yang akan membuat diri kita lebih baik kedepannya. Daripada fokus pada kegagalan tersebut, sebaiknya kita memikirkan apa langkah selanjutnya setelah melewati kegagalan.

Selanjutnya adalah selalu mengubah negative self-talk menjadi positive self-talk. Menurut penelitian, kata-kata yang muncul dalam benak kita atau self-talk lebih banyak daripada yang muncul dari percakapan sehari-hari. Salah satunya negative self-talk sangat mudah muncul dalam benak kita pada setiap pekerjaan. Misalnya bila sedang kesulitan dalam pekerjaan mungkin kita akan berkata dalam benak kita “Aku sangat payah dalam hal ini, harusnya aku tidak menerima tanggungjawab ini”. Kata-kata negative self-talk akan mudah muncul tanpa kita sadari, sehingga mempengaruhi perasaan dan fokus kita dalam bekerja. Oleh karena itu selagi kita menyadari, kita sebaiknya mengubahnya menjadi kata-kata yang lebih positif misalnya “Aku sangat payah dalam hal ini, namun karena tugas ini sudah dipercayakan kepadaku maka aku akan melakukannya sebaik mungkin”. Dengan selalu mengubah kata-kata yang lebih positif, maka akan muncul suasana hati dan perilaku yang lebih positif dalam bekerja.

Perilaku kita adalah cerminan dari pola pikir kita. Selalu bangun pola pikir yang positif dan terus menerus membuat diri kita lebih baik setiap saat. 

Komentar

Popular Posts

Ulasan Buku “Smarter Faster Better – Charles Duhigg” : Delapan Rahasia untuk Mendorong Produktivitas dalam Bekerja

Ulasan Buku “Master Your Time Master Your Life” : Strategi Jitu Mengatur Waktu

Ulasan Buku “Muhammad SAW, The Super Leader Super Manager – M. Syafii Antonio “ : Sang Suri Tauladan Sepanjang Masa